14th Yogyakarta Gamelan Festival 2009

Yogyakarta Gamelan Festival akan digelar untuk ke 14 kalinya pada 16-18 Juli 2009 bertempat di Taman Budaya Yogyakarta, Jalan Sriwedani no 1 Yogyakarta. Rangkaian acara event tahunan kebangaan masyarakat Yogya ini diantaranya konser, pameran, talkshow, dll.
Festival tahun ini dipersembahkan untuk mengenang Sapto Raharjo (Tribute to Sapto Raharjo), seorang seniman gamelan kontemporer yang juga penggagas festival ini.

Dibalik Kemeriahan Pawai Budaya

Ngantuk dan capek. Itu jelas dirasakan anak2 gayam 16 ketika ikut terlibat dalam kemeriahan Pawai Budaya Nusantara yang mengusung judul “SATA WARSA AMBUKA BUDAYA”.

Banyak suka duka yang terjadi selama proses persiapan di Jakarta maupun sebelumnya di Jogja. Pontang panting, survei sana, survei sini, dan begadang sampai larut malam sudah menjadi hal yang biasa. Dari proses desain, ide dan kreativitas masing2 divisipun diuji. Tentu saja dengan sudah menyesuaikan dengan tema yang di usung.

Pasukan berkuda Polri mengawali jalannya pawai,kemudian diikuti dengan Drum Band Taruna Akademi TNI. Dibelakangnya, mengantar para peserta dari 33 provinsi adalah tiga buah gunungan dengan diiringi sekitar 120 penari. Gunungan yang pertama adalah Gununungan Bunga yang melambangkan masa keemasan jaman Majapahit. Dibelakangnya adalah Gunungan Buah yang melambangkan masa 1908 s/d 1945, dan gunungan ke tiga adalah Gunungan Sayur yang melambangkan masa setelah kemerdekaan.

Setelah diawali dengan masuknya tiga gunungan, dibelakangnya adalah barisan kontingen dari 33 provinsi, yang diawali dengan provinsi Bali, Bangka Belitung, Banten ,dst. Iring-iringan pawai di tutup dengan Gunungan kaca yang diiringi oleh sekitar 52 penari modern dance, dan 40 skater & roller.

Proses panjang menyertai Kemegahan kempat Gunungan. Bagai cerita Roro Jonggrang dan seribu candi, keempat gunungan terutama Gunungan Bunga, Buah dan Gunungan Sayur juga di selesaikan dalam satu malam menjelang hari H.

Team pawai yang bertanggungjawab menyelesaikan Gunungan tersebut sampai2 memaksakan diri untuk tetap kuat melek sampai pagi. Salut juga untuk cewe2 gayam 16 yang tangguh. Makasih untuk divisi Logistik yang selalu menjaga kebutuhan makan dan juga obat2an pendukung agar kami semua tetap kuat dan tidak “ambruk”. Meskipun begitu, karena memang beratnya pekerjaan, tetep saja ada beberapa orang yang jatuh sakit.

Semoga pengalaman ini menjadikan kami tetap kuat menghadapi segala yang menghadang di depan sana. Walaupun banyak kekurangan di sana-sini, namun semua terbayar dengan Kelancaran dan kemeriahan Pawai Budaya Nusantara.

Terima kasih buat semua divisi yang terlibat. Divisi Pawai yang telah membangun keempat gunungan dengan tepat waktu, Kostum yang telah memberi warna pada setiap gunungan, Tari yang telah memberikan persembahan tari yang istimewa, Make Up yang telah membuat kami menjadi cantik dan ganteng.

Hari-hari Menjelang

Beberapa orang duduk melingkar. Bersila dengan penuh konsentrasi. Bukan untuk bermeditasi ataupun sedang merapatkan sesuatu yang serius, tapi sedang menikmati makan malam di sela hari yang melelahkan di satu ruangan teduh di jl.gayam no. 16. Ada sepiring tempe mendoan yang dipesan dari Aa’ delivery service. Ada juga semangkuk mie rebus yang sekarang telah menjadi makanan pokok warga gayam 16. Beberapa muka kusut yang kelelahan tampak merebahkan diri berbantalkan jaket coklat sambil memegang ponsel, memohon-mohon pada sang penyiar Hot Request GERONIMO untuk diputarkan lagunya Tompi.

….

(prosesi makan)

….

(si poet lagi otak-atik facebook)

….

Di sudut lain di dua buah meja kotak yang digabungkan, dua manusia sedang sibuk memutilasi selembar mika biru yang mahalnya minta ampun(hati-hati mas, ngga ada dana tambahan lho…). Bergeser sedikit ke timur, beralaskan lantai putih, si arsitek berkulit putih juga (sabunnya Shinzui), sedang berkonsentrasi membentuk model kecil2 untuk membangun piramida kaca gunungan kaca.

Aku menoleh ke kiri, memeriksa waktu yang sudah menunjukkan jam 01.20 wib. Tapi tampaknya pekerjaan yang melelahkan dan suara berisik di ruangan ini belum ada tanda2 untuk usai. Sudah menyipit mata ini memandangi layar laptop yang bersinar bagai cahaya pagi hari. Sepertinya laporan pandangan mata dari kegiatan menjelang hari2 keberangkatan ke Jakarta harus berakhir di sini.

SEMANGAT…..SEMANGAT….

TERUSKAN PERJUANGANMU TEMAN2…..!!! JANGAN CEPAT MENYERAH YAAAA…….!!!!

Poster 13th Yogyakarta Gamelan Festival 2008

13th Yogyakarta Gamelan Festival 2008

13th Yogyakarta Gamelan Festival 2008

YOGYAKARTA GAMELAN FESTIVAL 2008, Sebentar Lagi…

Tidak lama lagi akan digelar event Internasional tahunan di Jogja. Yogyakarta Gamelan Festival akan di gelar pada tanggal 10 sampai dengan 12 Juli 2008 di Concert Hall Taman Budaya yang terletak di jl.Sriwedani (belakang Taman Pintar atau sebelah timur Kompleks Benteng Vredeburg).

Yogyakarta Gamelan Festival merupakan event tahunan yang di adakan oleh Komunitas Gayam 16 dan diikuti oleh peserta lokal maupun internasional.

Beberapa dari peserta yang ikut memeriahkan Yogyakarta Gamelan Festival kali ini antara lain: To Wana (musik dari penghuni hutan), Gamelan Plesetan dari AmerikaSingapore, Italy, Sulawesi Tengah, siswa SD dari Yogyakarta dan masih banyak lagi. Soal kemeriahan, jangan diragukan karena dalam tiap event Yogyakarta Gamelan Festival selalu menyuguhkan pertunjukan yang unik, menarik dan berkualitas yang merupakan hasil interaksi antara Gamelan dan Musik.

Selain konser, ada acara pendukung lainnya yang tidak kalah serunya. Ada Pameran, workshop, Merchandise, Rembug Budaya, dan yang paling seru adalah DDR (Dance Dance Revolution). DDR merupakan bagian dari banyak permainan yang biasanya ada di mal-mal. Yang istimewa dari permainan yang satu ini adalah tidak hanya musik hip-hop dan R&B yang terdapat di permainan ini, tapi ada juga irama gamelannya. Permainan ini kabarnya belum di jual di Indonesia, jadi pertama kali dan satu-satunya tempat yang menyediakan permainan ini dalam irama gamelan adalah Yogyakara Gamelan Festival.

Yogyakarta Gamelan Festival adalah tempat berkumpulnya para pemain gamelan dan pecinta gamelan yang menjadikan gamelan sebagai sebuah semangat, bukan suatu objek, “Gamelan is spirit, not an object”

Datang dan saksikan sendiri kemeriahan Yogyakarta Gamelan Festival ke-13. Cara yang murah dan mudah untuk ikut melestarikan budaya negeri sendiri.

Gratis lhooo…..!!!

Pendidikan Volunteer 2008

Sebagai salah satu kota yang kaya akan seni budaya dan juga kegiatan budaya, Yogyakarta membutuhkan orang-orang yang memiliki semangat dan motivasi tinggi untuk menjadi pelaku-pelaku di dalamnya. Pelaku di sini tidak sekedar kreator seni tetapi yang juga tidak kalah pentingnya adalah orang-orang yang berpikir dan berkonsentrasi dalam hal persiapan dan pengemasan suatu karya seni sehingga akan semakin menarik untuk diapresiasi.

Pendidikan volunteer adalah suatu proses pembelajaran, transfer pengetahuan dan keahlian dari Komunitas Gayam16 kepada masyarakat, khususnya generasi muda yang masih peduli dan berminat, kepada kebudayaan dan kegiatan-kegiatan budaya di Yogyakarta.

Proses yang akan dijalani adalah PENDIDIKAN dan bukan semata-mata PELATIHAN. Karenanya, dalam proses yang akan dijalani, para calon volunteer akan mendapatkan tidak sekedar pembelajaran sesaat saja, tetapi pembelajaran akan terus berlangsung bahkan ketika menjalani fungsi volunteer itu sendiri.

Volunteer yang dibutuhkan adalah untuk bidang-bidang:

  • Area
  • Concert
  • Documentation (Audio, Video & Audio-Video)
  • Exhibition & Bazaar
  • Food & Beverages
  • Liaison Officer (LO)
  • Merchandise
  • Publication
  • Secretariat
  • TalkShow & Workshop
  • Transportation & Accomodation

PROSEDUR

  1. Mendaftar
  • Pendaftaran dibuka mulai tanggal 29 Mei s.d. 14 Juni 2008 di Gayam16, Yogyakarta, setiap hari kerja, jam 10.00 – 16.00 WIB (Senin s.d. Sabtu)
  • Mengisi formulir yang tersedia
  • Usia 17 s.d. 25 tahun
  • Menyerahkan 2 buah pas photo terbaru ukuran 3×4 (tulis nama anda di balik pas photo)
  • Menyerahkan copy identitas (KTP/SIM/Pasport)
  • Menyerahkan CV
  • Referensi (kalau ada)
  1. Seleksi Administratif
  2. Basic Training
  3. Outbond
  4. Training Test

Peserta yang lolos training test dan menjadi volunteer akan mendapatkan training lanjutan.

Untuk informasi lebih lanjut:

  • Telepon ke (0274) 7477717
  • YM ke ID: yudhi_xii atau secret_g16
  • Datang langsung ke Jl. Gayam no. 16, Yogyakarta

It’s one of the best jobs I’ve ever had

Lagu artificial humanity nya Homogenic yang jadi ringtone hpku bunyi hari Jumat (25/4) jam 2 siang. Ternyata yang nelpon mba’putri :

mba’putri : halo yogi..

aku : halo mba’..

mba’putri : yogi mau jadi LO ga ?

aku : mau banget mba’..kapan?acarane opo?

mba’putri : tapi nginep 4 hari..acarane bintang pintar ul**a

aku : yo ra popo mba’

mba’putri : besok briefing yaa..sama mba’sani, bowo, rosy

aku : ok..siiip

Hari Sabtu (26/4), aku, mba’sani, mba’putri, bowo, rosy dibriefing (ato lebih tepatnya cuma kenalan dan dikasih schedule) oleh pihak tri*****na (penyelenggara) di kamar 330 hotel quality. Tugas aku, mba’sani, bowo, rosy adalah jadi LO peserta (anak-anak smp kelas 2 dari berbagai kota) kuis bintang pintar ul**a, kegiatannya shooting 2 hari di candi prambanan dan LO harus ikut nginep 3 malam di hotel galuh prambanan. Aku, rosy jadi pendamping bus 2, mba’sani dan bowo bus 1. Setelah liat schedule, komentar pertama : wooow kegiatan dimulai jam 04.00 selesai jam 21.30,siiip..!

Hari I Minggu (27/4), jam 07.00 aku udah nyampe di hotel galuh. Mba’sani, rosy, bowo nyusul ga lama kemudian. Agenda hari I adalah kedatangan peserta yang terdiri dari 3 murid smp dan 1 guru pendamping. Kita berempat bagi tugas, aku nunggu tamu yang langsung datang ke hotel, mba’sani, rosy, bowo jemput di bandara. Setelah semua peserta nyampe hotel, ternyata kamar hotel belom bisa dipake. Jadilah LO pontang-panting mindah bagasi peserta ke kamarnya masing-masing. Setelah semua beres, peserta ditemani LO harus ikut simulasi shooting di candi prambanan. Pas nunggu peserta simulasi, kita sempat liat shooting iklannya dimas djay (penampilannya tak sebaik di layar tv anda). Setelah simulasi selesai jam 17.00 peserta langsung makan malam di Jimbaran (asyiiik makan). LO blom sempat makan, ternyata peserta udah disuruh balik ke hotel. LO cuma bisa gigit jari bagiin puluhan w200i ke tiap peserta. Hari I diakhiri di kamar hotel dengan makan box makanan (katanya sih pesen di Cendani Catering). Aku, mba’sani, bowo ngabisin 2 box (laper banget), rosy cuma sanggup 1 box. 

Hari II Senin (28/4), jam 04.00 mba’sani, rosy dapat jatah morning call dengan ngetok pintu setiap kamar peserta. Jam 06.00 semua peserta berangkat ke lokasi shooting. Shooting mulai jam 07.00, matahari udah bersinar cukup panas karena lokasi shootingnya memang di plataran candi (yang ada dipikiranku :tambah siang pasti tambah panas), karena alasan itulah LO dapat tugas baru yang sangat mulia : jadi umbrella boy dan umbrella girl. Yup..aku, mba’sani,rosy, bowo harus mayungin peserta dan penonton pas break shooting, ada berapa kali break ?ratusaaan…lebiih.!! Fuuiih..menyenangkan sekali (mba’putri cuma bisa bilang:seeeeenyuuuum..!). Karena kita berempat belom cukup ahli dalam hal perpayungan pas shooting, jadilah seorang DEWI cinta rajin memberikan kuliah tujuh menit. It’s ok..! Tak diduga tak dinyana jam 12.00 peserta disuruh balik ke hotel untuk istirahat (padahal ga ada di jadwal) dan harus kembali ke lokasi shooting jam 13.00, maksud’e opo? kalo cuma mo nglurusin kaki ga perlu balik ke hotel kan..! Shooting dimulai lagi jam 13.30 dan baru selesai jam 16.00, peserta langsung balik ke hotel untuk kemudian makan malam di Gadri Resto. Kali ini LO bisa ikut makan, syuukuurlah.

Hari III Selasa (29/4), jam 04.00 giliran aku, bowo morning call. Agenda hari ini shooting terakhir ga jauh beda dari hari sebelumnya, shooting jam 07.00 sampe jam 16.00. Bedanya ga ada acara mendadak jam 12.00 harus balik ke hotel lagi dan senangnya lagi karena LO udah terbiasa dengan payung, ga ada lagi kuliah tujuh menit dari DEWI cinta. Istirahat jam 12.00 diisi dengan keliling candi prambanan di bawah terik matahari. Malamnya peserta dan semua crew makan malam di candi boko. Makan malam sempat dihibur oleh suara “merdu” (mirip orang keselek sendal) seorang penyanyi bercelana tembus pandang yang sangat menarik (untuk dijambak), belakangan diketahui nama penyanyi itu juga mba’PUTRI. Acara diakhiri dengan pembagian (lagi) puluhan iPod shuffle dan iPod classic untuk masing-masing peserta. LO kebagian? TIDAK…!! Sampe di hotel, mba’sani harus pulang karena sakit dan digantiin mba’marita.

Hari IV Rabu (30/4) dijadwal tertulis plesiran ke borobudur dan taman pintar, lumayan..LO bisa sekalian refreshing. Peserta juga harus check out untuk pulang ke kotanya masing-masing. Plesiran ke borobudur selesai..lagi-lagi ada perubahan jadwal. Peserta harus balik dulu ke hotel untuk ngambil bagasi bagi yang pulang malam ini, setelah itu baru ke taman pintar. Selesai taman pintar jam 17.00, peserta yang pulang hari ini langsung ke bandara dan yang dapat jatah pesawat besok, bisa ke malioboro. Bowo, mba’marita nganter ke bandara, aku ma rosy nganter ke malioboro. Jalan-jalan ke malioboro baru selesai jam 21.00 dan setelah balik ke hotel jam 22.00 tugas LO selesai. Akhirnya bisa pulang. It’s a wrap…!!!

Dari event ini, banyak pelajaran dan manfaat yang bisa diambil :

1. Jadi tahu gimana cara bawa payung yang baik dan benar (paling penting..!!!)

2. Dalam setiap event, terutama yang berhubungan dengan pihak diluar 16, pasti akan menemukan 1001 karakter manusia, dari mulai manusia bertanduk di kepalanya sampe manusia bersayap putih di punggungnya, harus bisa memahami (bukan menerima) cara kerja mereka.

3. Perencanaan, koordinasi, dan komunikasi dalam setiap event sangat penting, sebisa mungkin diminimalkan perubahan mendadak. (ini yang tidak terjadi dalam event di atas)

4. Terakhir..jadi punya adek-adek baru, ada Afiq (yang memberikan petuah bijak : “mas yogi…kalo kita mikir diri sendiri aja belom bener..jangan coba mikirin orang lain..apalagi pacar..konsekuensinya berat..!!!” mantabz), komang, dan adinda dari smp 115 jakarta, juga bu sri, bu dian, dan guru-guru pendamping yang laen..I’m gonna miss them..!!

Anyway…It’s one of the best jobs I’ve ever had…!!!